Senin, 13 Mei 2013
♡•°˚°•.♥ KISAH CINTA YANG MEMBAWA SYURGA ♥•°˚°•.♡
Al-Mubarrid menyebutkan dari Abu Kamil dari Ishaq bin Ibrahim dari Raja' bin Amr An-Nakha'i, ia berkata, "Adalah di Kufah, terdapat pemuda tampan, dia sangat rajin dan taat. Suatu waktu dia berkunjung ke kampung dari Bani An-Nakha'.
Dia melihat seorang wanita cantik dari mereka sehingga dia jatuh cinta dan kasmaran. Dan ternyata cintanya pada si wanita cantik tak bertepuk sebelah tangan.
Karena sudah jatuh cinta, akhirnya pemuda itu mengutus seseorang untuk melamar gadis tersebut. Tetapi si ayah mengabarkan bahwa putrinya telah dojodohkan dengan sepupunya. Walau demikian, cinta keduanya tak bisa padam bahkan semakin berkobar. Si wanita akhirnya mengirim pesan lewat seseorang untuk si pemuda, bunyinya, 'Aku telah tahu betapa besar cintamu kepadaku, dan betapa besar pula aku diuji dengan kamu. Bila kamu setuju, aku akan mengunjungimu atau aku akan mempermudah jalan bagimu untuk datang menemuiku di rumahku.'
Dijawab oleh pemuda tadi melalui orang suruhannya, 'Aku tidak setuju dengan dua alternatif itu, sesungguhnya aku merasa takut bila aku berbuat maksiat pada Rabbku akan adzab yang akan menimpaku pada hari yang besar. Aku takut pada api yang tidak pernah mengecil nyalanya dan tidak pernah padam kobaranya.'
Ketika disampaikan pesan tadi kepada si wanita, dia berkata, "Walau demikian, rupanya dia masih takut kepada Allah? Demi Allah, tak ada seseorang yang lebih berhak untuk bertaqwa kepada Allah dari orang lain. Semua hamba sama-sama berhak untuk itu." Kemudian dia meninggalkan urusan dunia dan menyingkirkan perbuatan-perbuatan buruknya serta mulai beribadah mendekatkan diri kepada Allah. Akan tetapi, dia masih menyimpan perasaan cinta dan rindu pada sang pemuda. Tubuhnya mulai kurus karena menahan rindunya, sampai akhirnya dia meninggal dunia karenanya. Dan pemuda itu seringkali berziarah ke kuburnya, Dia menangis dan mendo'akanya. Suatu waktu dia tertidur di atas kuburannya. Dia bermimpi berjumpa dengan kekasihnya dengan penampilan yang sangat baik. Dalam mimpi dia sempat bertanya, "Bagaimana keadaanmu? Dan apa yang kau dapatkan setelah meninggal?"
Dia menjawab, "Sebaik-baik cinta wahai orang yang bertanya, adalah cintamu. Sebuah cinta yang dapat mengiring menuju kebaikan."
Pemuda itu bertanya, "Jika demikian, kemanakah kau menuju?" Dia jawab, "Aku sekarang menuju pada kenikmatan dan kehidupan yang tak berakhir. Di Surga kekekalan yang dapat kumiliki dan tidak akan pernah rusak."
Pemuda itu berkata, "Aku harap kau selalu ingat padaku di sana, sebab aku di sini juga tidak melupakanmu." Dia jawab, "Demi Allah, aku juga tidak melupakanmu. Dan aku meminta kepada Tuhanku dan Tuhanmu (Allah SWT) agar kita nanti bisa dikumpulkan. Maka, bantulah aku dalam hal ini dengan kesungguhanmu dalam ibadah."
Si pemuda bertanya, "Kapan aku bisa melihatmu?" Jawab si wanita: "Tak lama lagi kau akan datang melihat kami."
Tujuh hari setelah mimpi itu berlalu, si pemuda dipanggil oleh Allah menuju kehadiratNya, meninggal dunia.
( ื▿ ืʃƪ) Subhanallah...Kisah cinta yang sangat mulia.
Semoga kita pun bisa memelihara cinta nan Agung, cinta yang membawa kita pada kebaikan, cinta yang dirahmati Allah SWT.
Aamiin.
Kamis, 09 Mei 2013
..•°˚°•❀ Khasiat Membaca Surah ƴasin ❀•°˚°•..
✿ Dengan membaca surat Yasin Allah menetapkan pahala seperti membaca Al Qur’an 10 kali.
✿ Dapat memberi syafaat bagi pembacanya , memberi ampunan pendengarnya, mendapatkan kebaikan di dunia, hilang ketakutan di hari kiamat, menolak kejahatan dan didatangkan segala hajatnya.
✿ Dapat meringankan siksa kubur.
✿ Jika di baca pada malam Jum’at maka mendapatkan ampunan.
✿ Dengan membaca surat Yasin dapat memperoleh kemudahan.
✿ Jika surat Yasin dibaca di tengah malam sebanyak 4 kali atau 35 kali secara rutin, maka khasiatnya dapat memperluas rezeki dan memperlancar datangnya rezeki. Begitu juga jika dibaca 41 kali, maka hajatnya dikabulkan oleh Allah.
✿ Aurad surat Yasin untuk mendatangkan berbagai hajat. Dalam kitab Sa’adatud Darain yang dikutip dari Minhajul hanif disebutkan, ada faaidah yang besar untuk mendatangkan berbagai hajat dengan aurad surat Yasin. Caranya dengan membaca surat Yasin 7 kali waktunya sesudah shalat subuh.
“Telah menceritakan kepada kami Muhammad Ibn Said, telah mengabarkan kepada kami Humaid Ibn Abdurrahman, dari Al-Hasan Ibn Shalih, dari Harun Abi Muhammad, dari Muqatil Ibn Hayyan, dari Qatadah, dari Anas, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya segala sesuatu mempunyai hati, sedangkan hatinya Al-Quran adalah surat Yasin. Barangsiapa membacanya maka seakan- akan ia membaca Al-Quran sepuluh kali.”
sumber: http://sarmadhie.pun.bz/
(˘ʃƪ˘) Sɐmoga ϐɐrmanfάάt bagi kita semua Ɣa
saudariku, dan terimakasih telah mengikhlaskan diri untuk membaca post yang sederhana ini, jazakumullah khairan katsiran..
(✿◠‿◠) •°˚°•..
Rabu, 08 Mei 2013
Meraih Mahkota Impianku
Bismillâhirrahmânirrahîm,
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Izinkan saya berbagi cerita tentang pengalaman saya sedikit ya sahabat muslimah,
dengan curahan ini, sungguh saya tidak bermaksud untuk menyombongkan diri, sekedar ingin berbagi pengalaman saja...
***
"emm, aku kayaknya belum siap buat pake jilbab tiap saat, cukup pake kalo ke kampus atau acara-acara tertentu aja. Yang penting jilbapin hati dulu deh, kalo untuk jadi jilbaber sejati sih nanti aja kalo udah siep, kalo sekarang sih aku ngerasa belum pantas dan belum waktunya."
Mungkin diantara saudariku ada yang pernah berfikir seperti ini?
***
Ketika saya SMA, saya pernah terkais dengan untaian pernyataan salah satu sahabat saya yang berbunyi demikian.
Argumen itu berhasil merong-rong pikiran saya, perlahan menjadi fondasi yang perlahan merasuki hati saya untuk meng'iyakan untaian kebencian yang sering terucap dari lingkungan serta keluarga saya sendiri terhadap orang-orang yang berhijab dan mereka sangat menentang keinginan saya untuk berhijab. Bahkan , manakala saya mulai mengimplikasikan niatan saya untuk memakai jilbab setiap saat, saya sampai di ancam oleh salah seorang dari keluarga saya, jika saya bersikukuh mempertahankan hijab saya, maka saya harus mengangkat kaki dari rumah itu, saya harus mengganti semua biaya sekolah saya, dan saya tidak akan diterima lagi di keluarga itu, hingga akhirnya saya pun kehabisan akal karena tak satu pun dari mereka mendukung saya. Mahkota impian saya pun terenggut lagi.
Hingga beberapa lama, di masa-masa kuliah, beberapa smester yang lalu pun saya masih menunda-nunda hal yang jelas-jelas saya tahu bahwa itu adalah sebuah kewajiban sebagai seorang muslim, dan yang menjadi penyumbat hati dan keinginan saya saat itu masih disebabkan oleh tekanan dan pertentangan yang serupa dari keluarga dan teman-teman kost saya.
Hati berkeluh kesah ditengah dilema-dilema yang menggeliat dalam fikiran, menimbang apakah saya akan mengikuti gaya berkomitmen sahabat serta keluarga saya atau bagaimana?
sementara hati dan perasaan sebenarnya sangat ingin berhijab.
saat melihat akhwat-akhwat yang begitu anggun dan bersahaja dengan mahkota kebanggaannya sebagai perempuan muslim, relung hati terasa menjerit mengungkap kekecewaan bahwa diri ini belum juga melangkah seperti mereka dalam meraih cinta-Nya.
***
Suatu ketika, fikiran saya terasa lelah setelah sekian lama terombang-ambing dalam kegelisahan hati. Saya memutuskan untuk membuka kembali lembaran kertas yang berisikan hadist-hadist dan ayat Al-qur'an tentang menutup aurat, yang dahulunya sengaja saya kumpulkan sebagai pendukung argumen saya terhadap ibu saya, bahwa berhijab itu wajib hukumnya.
“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu, dan isteri-isteri orang mukmin, hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka, yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan ALLAH adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS. Al Ahzab : 59)
“Sesungguhnya sebilang ahli neraka adalah perempuan-perempuan yang berpakaian tapi telanjang yang condong pada maksiat dan menarik orang lain untuk melakukan maksiat, mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya”
(HR. Bukhari & Muslim)
“Wahai anakku Fatimah! Adapun perempuan-perempuan yang akan digantung rambutnya hingga mendidih otaknya dalam neraka adalah mereka itu di dunia tidak mau menutup rambutnya daripada dilihat laki-laki yang bukan mahramnya” (HR. Bukhari & Muslim)
Asma binti Abu Bakar telah telah menemui Rasulullah dengan memakai pakaian yang tipis. Sabda Rasulullah “Wahai Asma! Sesungguhnya seorang gadis yang telah berhaid tidak boleh baginya menzahirkan anggota badan kecuali pergelangan tangan dan wajah saja” (HR. Bukhari & Muslim)
Seketika butiran-butiran air mata yang menyelinap di sudut mata saya pun meluap tak terbendung lagi.
Hati bergetar hebat menghantar sebentuk tegangan yang menjulur mengusik keseluruh pelosok nadi.
Di tengah isak tangis kebingungan itu fikiran saya pun mulai terbuka.
"Mengapa saya harus takut kepada zat selain Engkau yaa Allah? Bukankah apa yang menjadi incaran saya adalah sebuah hal yang mulia di sisi-Mu? Dan sampai kapan saya akan mendunda-nundanya dengan alasan belum siap, belum pantas, dan pertentangan dari orang-orang sekeliling saya?
Apakah harus menunggu maut menhapiri diri ini dulu, barulah saya siap?
Sementara tak ada seorang pun yang mengetahui kapan saatnya ia dipanggil kembali kepada-Mu."
Lubuk hati terasa hangat, begitu hangat hingga menyentuh sebongkah penyesalan, dan membuncahlah secercah kerinduan yang selama ini berselubung dalam kubangan hati, kerinduan pada-Nya yang Maha Agung.
"Inikah belaian hidayah dari-Mu ya Allah?"
Astagfirullah....
hamba telah mengabaikan perintah-Mu ya Allah,
hamba telah meragukan kemaslahatan yang telah Engkau sematkan untuk hamba, ya Allah...
hamba telah mengedepankan pandangan manusia daripada mengindahkan titah-Mu ya Allah...
Hamba telah mengedepankan rasa takut kepada keluarga dan orang-orang di sekeliling hamba, daripada takut kepada-Mu ya Allah,
Berikanlah kesempatan untuk hamba menebus kesalahan hamba ya Rabb,
Karena sesungguhnya telah sekian lama hamba memendam kerinduan ini, kerinduan untuk meluapkan sebuah pembuktian dari sekian pembuktian cintaku kepada-Mu.
Setajam apa pun pedang yang kan menghujam, sekalipun jiwa ini harus terpisah dengan raga, hamba akan mempertahankan Hijab ini, sebagai wujud bahwa di atas segala keterbatasan ini hamba bersungguh-bersungguh membuktikan kecintaan hamba kepada-Mu ya Rabb,,
Hamba tak ingin lagi tersesat dari jalan mencari ridha-Mu ya Rahman ya Rahim.. "
Sejak detik itu sampai saat ini, Alhamdulillah mahkota impian bertahta di istana raga ini. Ya, meskipun hal ini belum dalam sepengetahuan keluarga, but, never mind. Yang penting bagi saya adalah Ridha Allahu ta'ala.
#Sekian secarik pengalaman dari saya,
semoga bermanfaat bagi sahabat muslimah yang telah membacanya.
Jazakumullahu khairan katsiran wa jazakumullah ahsanal jaza, wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh... ^_^
***
"emm, aku kayaknya belum siap buat pake jilbab tiap saat, cukup pake kalo ke kampus atau acara-acara tertentu aja. Yang penting jilbapin hati dulu deh, kalo untuk jadi jilbaber sejati sih nanti aja kalo udah siep, kalo sekarang sih aku ngerasa belum pantas dan belum waktunya."
Mungkin diantara saudariku ada yang pernah berfikir seperti ini?
***
Ketika saya SMA, saya pernah terkais dengan untaian pernyataan salah satu sahabat saya yang berbunyi demikian.
Argumen itu berhasil merong-rong pikiran saya, perlahan menjadi fondasi yang perlahan merasuki hati saya untuk meng'iyakan untaian kebencian yang sering terucap dari lingkungan serta keluarga saya sendiri terhadap orang-orang yang berhijab dan mereka sangat menentang keinginan saya untuk berhijab. Bahkan , manakala saya mulai mengimplikasikan niatan saya untuk memakai jilbab setiap saat, saya sampai di ancam oleh salah seorang dari keluarga saya, jika saya bersikukuh mempertahankan hijab saya, maka saya harus mengangkat kaki dari rumah itu, saya harus mengganti semua biaya sekolah saya, dan saya tidak akan diterima lagi di keluarga itu, hingga akhirnya saya pun kehabisan akal karena tak satu pun dari mereka mendukung saya. Mahkota impian saya pun terenggut lagi.
Hingga beberapa lama, di masa-masa kuliah, beberapa smester yang lalu pun saya masih menunda-nunda hal yang jelas-jelas saya tahu bahwa itu adalah sebuah kewajiban sebagai seorang muslim, dan yang menjadi penyumbat hati dan keinginan saya saat itu masih disebabkan oleh tekanan dan pertentangan yang serupa dari keluarga dan teman-teman kost saya.
Hati berkeluh kesah ditengah dilema-dilema yang menggeliat dalam fikiran, menimbang apakah saya akan mengikuti gaya berkomitmen sahabat serta keluarga saya atau bagaimana?
sementara hati dan perasaan sebenarnya sangat ingin berhijab.
saat melihat akhwat-akhwat yang begitu anggun dan bersahaja dengan mahkota kebanggaannya sebagai perempuan muslim, relung hati terasa menjerit mengungkap kekecewaan bahwa diri ini belum juga melangkah seperti mereka dalam meraih cinta-Nya.
***
Suatu ketika, fikiran saya terasa lelah setelah sekian lama terombang-ambing dalam kegelisahan hati. Saya memutuskan untuk membuka kembali lembaran kertas yang berisikan hadist-hadist dan ayat Al-qur'an tentang menutup aurat, yang dahulunya sengaja saya kumpulkan sebagai pendukung argumen saya terhadap ibu saya, bahwa berhijab itu wajib hukumnya.
“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu, dan isteri-isteri orang mukmin, hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka, yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan ALLAH adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS. Al Ahzab : 59)
“Sesungguhnya sebilang ahli neraka adalah perempuan-perempuan yang berpakaian tapi telanjang yang condong pada maksiat dan menarik orang lain untuk melakukan maksiat, mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya”
(HR. Bukhari & Muslim)
“Wahai anakku Fatimah! Adapun perempuan-perempuan yang akan digantung rambutnya hingga mendidih otaknya dalam neraka adalah mereka itu di dunia tidak mau menutup rambutnya daripada dilihat laki-laki yang bukan mahramnya” (HR. Bukhari & Muslim)
Asma binti Abu Bakar telah telah menemui Rasulullah dengan memakai pakaian yang tipis. Sabda Rasulullah “Wahai Asma! Sesungguhnya seorang gadis yang telah berhaid tidak boleh baginya menzahirkan anggota badan kecuali pergelangan tangan dan wajah saja” (HR. Bukhari & Muslim)
Seketika butiran-butiran air mata yang menyelinap di sudut mata saya pun meluap tak terbendung lagi.
Hati bergetar hebat menghantar sebentuk tegangan yang menjulur mengusik keseluruh pelosok nadi.
Di tengah isak tangis kebingungan itu fikiran saya pun mulai terbuka.
"Mengapa saya harus takut kepada zat selain Engkau yaa Allah? Bukankah apa yang menjadi incaran saya adalah sebuah hal yang mulia di sisi-Mu? Dan sampai kapan saya akan mendunda-nundanya dengan alasan belum siap, belum pantas, dan pertentangan dari orang-orang sekeliling saya?
Apakah harus menunggu maut menhapiri diri ini dulu, barulah saya siap?
Sementara tak ada seorang pun yang mengetahui kapan saatnya ia dipanggil kembali kepada-Mu."
Lubuk hati terasa hangat, begitu hangat hingga menyentuh sebongkah penyesalan, dan membuncahlah secercah kerinduan yang selama ini berselubung dalam kubangan hati, kerinduan pada-Nya yang Maha Agung.
"Inikah belaian hidayah dari-Mu ya Allah?"
Astagfirullah....
hamba telah mengabaikan perintah-Mu ya Allah,
hamba telah meragukan kemaslahatan yang telah Engkau sematkan untuk hamba, ya Allah...
hamba telah mengedepankan pandangan manusia daripada mengindahkan titah-Mu ya Allah...
Hamba telah mengedepankan rasa takut kepada keluarga dan orang-orang di sekeliling hamba, daripada takut kepada-Mu ya Allah,
Berikanlah kesempatan untuk hamba menebus kesalahan hamba ya Rabb,
Karena sesungguhnya telah sekian lama hamba memendam kerinduan ini, kerinduan untuk meluapkan sebuah pembuktian dari sekian pembuktian cintaku kepada-Mu.
Setajam apa pun pedang yang kan menghujam, sekalipun jiwa ini harus terpisah dengan raga, hamba akan mempertahankan Hijab ini, sebagai wujud bahwa di atas segala keterbatasan ini hamba bersungguh-bersungguh membuktikan kecintaan hamba kepada-Mu ya Rabb,,
Hamba tak ingin lagi tersesat dari jalan mencari ridha-Mu ya Rahman ya Rahim.. "
Sejak detik itu sampai saat ini, Alhamdulillah mahkota impian bertahta di istana raga ini. Ya, meskipun hal ini belum dalam sepengetahuan keluarga, but, never mind. Yang penting bagi saya adalah Ridha Allahu ta'ala.
#Sekian secarik pengalaman dari saya,
semoga bermanfaat bagi sahabat muslimah yang telah membacanya.Jazakumullahu khairan katsiran wa jazakumullah ahsanal jaza, wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh... ^_^
Rabu, 01 Mei 2013
Motivasi dalam penantianku
Jika hari ini engkau ditertawakan karena kesendirianmu,
jika hari ini jarak dan waktu memisahkan engkau dengannya,
engkau merasa gundah karena tak dapat bertemu dengannya,
engkau dianggap tidak laku hanya karena engkau tidak pernah didekati lelaki,
engkau merasa kesepian karena tak ada lelaki yang selalu hadir mengapelimu seperti yang lain,
Jangan perdulikan semua hasutan itu! sadarkah engkau bahwa Allah sedang melindungimu di balik kesendirianmu itu? Engkau tidak didekati lelaki karena Allah sedang menjagamu dari goresan-goresan cinta semu yang bisa saja menyakitimu, Allah sedang menuntunmu dan melindungimu sebagaimana yang dido'akan oleh calon imam-mu di sana.
Saat ini engkau diberikan kesepian tanpa kehadirannya, karena Allah sedang melindungi engkau dan juga dia dari jeratan syetan yang kan mengundang fitnah, Allah sedang mengujimu dalam kesepian, agar kelak ketika engkau dan dia dipersatukan dalam ikatan suci yang diridhainya, engkau benar-benar dapat merasakan kenikmatan cinta yang hakiki.
Berbangga hatilah dengan kesendirianmu saat ini, karena itu adalah bentuk kecintaan Allah terhadapmu, isilah kesendirian itu dengan berusaha untuk mendapatkan yang terbaik dari-Nya dengan cara memperbaiki dirimu sendiri, hingga kelak ketika Allah mendatangkan saatnya engkau bertemu dengan sang adam yang mendo'akanmu, engkau akan merasakan betapa indahnya mahligai cinta yang halal bersamanya, cinta yang dirahmati Allah SWT.
jika hari ini jarak dan waktu memisahkan engkau dengannya,
engkau merasa gundah karena tak dapat bertemu dengannya,
engkau dianggap tidak laku hanya karena engkau tidak pernah didekati lelaki,
engkau merasa kesepian karena tak ada lelaki yang selalu hadir mengapelimu seperti yang lain,
Jangan perdulikan semua hasutan itu! sadarkah engkau bahwa Allah sedang melindungimu di balik kesendirianmu itu? Engkau tidak didekati lelaki karena Allah sedang menjagamu dari goresan-goresan cinta semu yang bisa saja menyakitimu, Allah sedang menuntunmu dan melindungimu sebagaimana yang dido'akan oleh calon imam-mu di sana.
Saat ini engkau diberikan kesepian tanpa kehadirannya, karena Allah sedang melindungi engkau dan juga dia dari jeratan syetan yang kan mengundang fitnah, Allah sedang mengujimu dalam kesepian, agar kelak ketika engkau dan dia dipersatukan dalam ikatan suci yang diridhainya, engkau benar-benar dapat merasakan kenikmatan cinta yang hakiki.
Berbangga hatilah dengan kesendirianmu saat ini, karena itu adalah bentuk kecintaan Allah terhadapmu, isilah kesendirian itu dengan berusaha untuk mendapatkan yang terbaik dari-Nya dengan cara memperbaiki dirimu sendiri, hingga kelak ketika Allah mendatangkan saatnya engkau bertemu dengan sang adam yang mendo'akanmu, engkau akan merasakan betapa indahnya mahligai cinta yang halal bersamanya, cinta yang dirahmati Allah SWT.
Senin, 29 April 2013
SURAT UNTUK CALON IMAMKU
Wahai seseorang yang telah tertulis di lauhul mahfudz, Imamku dan ayah dari anak-anakku, engkau yang akan bersamaku dalam perjalanan nanti…Apakah yg sedang kau lakukan disana?
Aku percaya kau sedang memperbaiki dirimu, memantaskan dirimu tuk menjadi imam bagi tulang rusukmu dan buah hatimu kelak…
Aku percaya kau sedang menempa dirimu dalam beribu cobaan dengan menelantarkan dirimu sendiri pada medan dakwah dan problematika ummat… mencampakkan jauh egomu, membaktikan dirimu tuk ummat…
Aku percaya kau sedang mengkaji, kau sedang belajar, belajar ilmu dunia terutama ilmu akhirat, yang akan kau gunakan dalam mendidikku dan buah hati kita nanti…
Aku percaya Quran selalu ada dalam hatimu, selalu terucap dari bibirmu dan dzikir slalu melantun menemani langkah jihadmu…
Aku percaya kau sedang menundukkan pandanganmu, menjaga hatimu dan mencampakkan hawa nafsumu…
Aku percaya kau sudah merancang hidupmu, hidup kita, keluarga kita, nantinya juga untuk dakwah, untuk ummat, dan hanya kerana_Nya…
Aku percaya,kau sedang memantaskan diri dan terus memperbaiki diri dsana, di belahan bumi manapun kau berada…
Aku pun begitu wahai calon imamku…
Aku sedang belajar… belajar menempa diri, menjauhkan egoku demi ummat, membaktikan diriku untuk orang lain, agar baktiku padamu pun sempurna…
Aku sedang belajar, meniti dakwahku, meniti cita-cita duniaku, meniti cita-cita akhiratku, agar kelak keluarga islami dan kluarga Qur’ani yg aku inginkan nanti dapat kubangun bersamamu… kerana kau tahu? Meskipun kau Imamku, ibu adalah madrasah pertama bagi mujahidah kecilnya nanti…
Aku sedang belajar menjaga diri, menjaga pandangan dan hatiku, agar ketika kau memiliki hati ini, hati ini masih utuh sempurna hanya untukmu…
Aku sedang menempa diri, untuk menjadi seorang Khadijah untukmu, yang menjadi tempatmu membagi resah… seseorang yang kau datang padanya, saat kau tak tahu lagi akan datang pada siapa… seseorang yang menguatkanmu dan menggenggam slalu tanganmu dalam perjalanan jihadmu…
Akupun ingin menjadi ‘Aisyahmu, seorang yang membuatmu tersenyum dan kembali ceria saat penatmu mulai datang, seorang yang menyerap ilmu darimu dengan sempurna dan membenarkan apa-apa yang salah dalam lakumu, seseorang yang mencintaimu dengan cemburunya, namun kau rasakan sakitnya,saat ia tersakiti, hingga kau katakan pada yg lain “janganlah kau sakiti aku dengan cara menyakti ‘Aisyah”…
Aku ingin menjadi Fatimah, yang tak kau bagi cintamu pada yang lain.. bukan kerana aku tak percaya kau tidak dapat berlaku adil, tapi kerana aku ingin mencintaimu dengan sempurna, tanpa diganggu oleh cemburuku, itu saja !!
Tak kalah lagi, aku ingin menjadi seperti ibunda Hajar, yang tak gentar saat kau tinggalkan di padang pasir tandus dengan seorang bayi mungil di pelukan.. tak takut akan kehilanganmu, kerana keyakinanku pada Rabbku lebih besar daripada yakinku padamu… cintaku padamu, tak akan mengalahkan cintaku pada Rabbku…
Usahaku ini tidak mudah , begitupun usahamu..kuyakin itu..
Maka tetaplah dalam jihadmu..tetaplah dalam usahamu..tetaplah dalam ikhtiarmu… aku yakin kau kuat disana, dan doakanlah agar akupun kuat disini dalam jihad dan ikhtiarku…bawalah aku dalam tiap doa dan sujudmu, kumohon… kerana doa yg dapat menolongku…
Hingga saatnya, kita bertemu dalam ikatan suci menyempurnakan separuh dien… dan kita akan melanjutkan jihad kita bersama…
Dan nanti..terimalah aku apa adanya jika aku belum bisa menjadi Khadijahmu, ‘Aisyahmu atau bahkan menjadi seperti ibunda Hajar… tapi bimbinglah aku menjadi seperti mereka… dan kita bimbing bersama mujahid muda kita nanti tuk melanjutkan perjuangan dakwah ini…
Teruntukmu yang ada disana,kuatlah..dan bersabarlah…
Bawalah aku dalam doa dan sujudmu, agar cinta kita nanti, hanya kerana-Nya…Aamiin J
Aku percaya kau sedang memperbaiki dirimu, memantaskan dirimu tuk menjadi imam bagi tulang rusukmu dan buah hatimu kelak…
Aku percaya kau sedang menempa dirimu dalam beribu cobaan dengan menelantarkan dirimu sendiri pada medan dakwah dan problematika ummat… mencampakkan jauh egomu, membaktikan dirimu tuk ummat…
Aku percaya kau sedang mengkaji, kau sedang belajar, belajar ilmu dunia terutama ilmu akhirat, yang akan kau gunakan dalam mendidikku dan buah hati kita nanti…
Aku percaya Quran selalu ada dalam hatimu, selalu terucap dari bibirmu dan dzikir slalu melantun menemani langkah jihadmu…
Aku percaya kau sedang menundukkan pandanganmu, menjaga hatimu dan mencampakkan hawa nafsumu…
Aku percaya kau sudah merancang hidupmu, hidup kita, keluarga kita, nantinya juga untuk dakwah, untuk ummat, dan hanya kerana_Nya…
Aku percaya,kau sedang memantaskan diri dan terus memperbaiki diri dsana, di belahan bumi manapun kau berada…
Aku pun begitu wahai calon imamku…
Aku sedang belajar… belajar menempa diri, menjauhkan egoku demi ummat, membaktikan diriku untuk orang lain, agar baktiku padamu pun sempurna…
Aku sedang belajar, meniti dakwahku, meniti cita-cita duniaku, meniti cita-cita akhiratku, agar kelak keluarga islami dan kluarga Qur’ani yg aku inginkan nanti dapat kubangun bersamamu… kerana kau tahu? Meskipun kau Imamku, ibu adalah madrasah pertama bagi mujahidah kecilnya nanti…
Aku sedang belajar menjaga diri, menjaga pandangan dan hatiku, agar ketika kau memiliki hati ini, hati ini masih utuh sempurna hanya untukmu…
Aku sedang menempa diri, untuk menjadi seorang Khadijah untukmu, yang menjadi tempatmu membagi resah… seseorang yang kau datang padanya, saat kau tak tahu lagi akan datang pada siapa… seseorang yang menguatkanmu dan menggenggam slalu tanganmu dalam perjalanan jihadmu…
Akupun ingin menjadi ‘Aisyahmu, seorang yang membuatmu tersenyum dan kembali ceria saat penatmu mulai datang, seorang yang menyerap ilmu darimu dengan sempurna dan membenarkan apa-apa yang salah dalam lakumu, seseorang yang mencintaimu dengan cemburunya, namun kau rasakan sakitnya,saat ia tersakiti, hingga kau katakan pada yg lain “janganlah kau sakiti aku dengan cara menyakti ‘Aisyah”…
Aku ingin menjadi Fatimah, yang tak kau bagi cintamu pada yang lain.. bukan kerana aku tak percaya kau tidak dapat berlaku adil, tapi kerana aku ingin mencintaimu dengan sempurna, tanpa diganggu oleh cemburuku, itu saja !!
Tak kalah lagi, aku ingin menjadi seperti ibunda Hajar, yang tak gentar saat kau tinggalkan di padang pasir tandus dengan seorang bayi mungil di pelukan.. tak takut akan kehilanganmu, kerana keyakinanku pada Rabbku lebih besar daripada yakinku padamu… cintaku padamu, tak akan mengalahkan cintaku pada Rabbku…
Usahaku ini tidak mudah , begitupun usahamu..kuyakin itu..
Maka tetaplah dalam jihadmu..tetaplah dalam usahamu..tetaplah dalam ikhtiarmu… aku yakin kau kuat disana, dan doakanlah agar akupun kuat disini dalam jihad dan ikhtiarku…bawalah aku dalam tiap doa dan sujudmu, kumohon… kerana doa yg dapat menolongku…
Hingga saatnya, kita bertemu dalam ikatan suci menyempurnakan separuh dien… dan kita akan melanjutkan jihad kita bersama…
Dan nanti..terimalah aku apa adanya jika aku belum bisa menjadi Khadijahmu, ‘Aisyahmu atau bahkan menjadi seperti ibunda Hajar… tapi bimbinglah aku menjadi seperti mereka… dan kita bimbing bersama mujahid muda kita nanti tuk melanjutkan perjuangan dakwah ini…
Teruntukmu yang ada disana,kuatlah..dan bersabarlah…
Bawalah aku dalam doa dan sujudmu, agar cinta kita nanti, hanya kerana-Nya…Aamiin J
Man Jadda Wajada
Bismillaahirrahmaanirrahiim...
"Dan sesungguhnya, Kami telah menciptakan manusia dari saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian, air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian, Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Mahasuci Allah, pencipta yang Paling Baik. (QS. Al-Mu'minun [23]: 12-14)
Melalui menciptaan manusia, Allah SWT mengajarkan kepada kita manusia bahwasanya segala sesuatu mesti melewati sebuah proses. Allah mengajarkan manusia agar senantiasa berusaha dengan jembatan sunnatullah, bukanlah mengutamakan diri dengan berbagai rangkaian jalan pintas, jalan yang membawa manusia pada keburukan.
Jika hari ini kita merasa bahwa kita masih berdiri disudut anak tangga paling bawah, mulailah kita berusaha melangkahkan kaki kita untuk menapaki anak tangga selanjutnya, hingga perlahan sampailah kita pada puncaknya.
Kita jangan hanya memandang seseorang yang sukses dari apa yang sedang yang ia nikmati diatas kesuksesannya dan berbagai nikmat yang ia dapatkan, yang terpenting adalah kita belajar dari usaha yang ia lakukan, bagaimana ia meniti langkahnya dari angka nol, bagaimana ia menapaki satu per satu anak tangga yang kita sebut proses hingga ia mencapai puncak keberhasilannya. Jika hari ini kita jatuh, jangan berhenti mencoba, karena mungkin keberhasilan kita telah berada selangkah didepan kita. Tetap berusaha dan percayalah kepada janji Allah, bahwa Setelah kesulitan ada kemudahan. Aamiin, Insya Allah.
"Dan sesungguhnya, Kami telah menciptakan manusia dari saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian, air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian, Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Mahasuci Allah, pencipta yang Paling Baik. (QS. Al-Mu'minun [23]: 12-14)
Melalui menciptaan manusia, Allah SWT mengajarkan kepada kita manusia bahwasanya segala sesuatu mesti melewati sebuah proses. Allah mengajarkan manusia agar senantiasa berusaha dengan jembatan sunnatullah, bukanlah mengutamakan diri dengan berbagai rangkaian jalan pintas, jalan yang membawa manusia pada keburukan.
Jika hari ini kita merasa bahwa kita masih berdiri disudut anak tangga paling bawah, mulailah kita berusaha melangkahkan kaki kita untuk menapaki anak tangga selanjutnya, hingga perlahan sampailah kita pada puncaknya.
Kita jangan hanya memandang seseorang yang sukses dari apa yang sedang yang ia nikmati diatas kesuksesannya dan berbagai nikmat yang ia dapatkan, yang terpenting adalah kita belajar dari usaha yang ia lakukan, bagaimana ia meniti langkahnya dari angka nol, bagaimana ia menapaki satu per satu anak tangga yang kita sebut proses hingga ia mencapai puncak keberhasilannya. Jika hari ini kita jatuh, jangan berhenti mencoba, karena mungkin keberhasilan kita telah berada selangkah didepan kita. Tetap berusaha dan percayalah kepada janji Allah, bahwa Setelah kesulitan ada kemudahan. Aamiin, Insya Allah.
Astagfirullah
Astagfirullah..
Manusia terkadang menganggap ibadah layaknya beban yang menjadi penghujam bagi segala aktivitasnya.
Manakala shubuh tiba, seakan menjadi perenggut kenyaman manusia dalam istrahatnya,
Ketika waktu Zhuhur tiba pun seakan menjadi pengganggu dalam aktivitasnya,
Tapi apa? ketika manusia itu berada pada titik keterpurukkan, barulah ia meringankan langkahnya, tanpa rasa malu menghadap-Nya dan menengadah di hadapan-Nya.
Namun Sungguh Allah sangat luar biasa,
seburuk apapun goresan tingkah manusia itu, ketika manusia itu kembali kepada-Nya, Allah tetap menyambut kehadirannya dengan penuh Cinta.
Allah, ampunilah aku, dulu hal demikian pernah menyelinap dalam fikiranku, merasa berat untuk melangkah menghadap-Mu,
bahkan aku lalai meluangkan waktu untuk melantunkan barisan geometri yang penuh syafaat di dalamnya. Padahal keutamaan hal demikian telah diriwayatkan dalam hadist:
"Orang yang membaca satu huruf dari Kitabullah, maka baginya satu kebaikan sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan alif laam miim satu huruf, tetapi alif satu huruf, laam satu huruf, dan miim satu huruf." (HR. Al-Tharmidzi)
Ya Rabb,,sungguh aku telah merugi, bahwasanya semua itu pada hakekatnya semata-mata untuk kemaslahatanku sendiri.
Astagfirullah..
Ya Allah, Di sisa waktu yang telah Engkau sematkan untukku ini, aku akan berusaha untuk membenahinya.
Manusia terkadang menganggap ibadah layaknya beban yang menjadi penghujam bagi segala aktivitasnya.
Manakala shubuh tiba, seakan menjadi perenggut kenyaman manusia dalam istrahatnya,
Ketika waktu Zhuhur tiba pun seakan menjadi pengganggu dalam aktivitasnya,
Tapi apa? ketika manusia itu berada pada titik keterpurukkan, barulah ia meringankan langkahnya, tanpa rasa malu menghadap-Nya dan menengadah di hadapan-Nya.
Namun Sungguh Allah sangat luar biasa,
seburuk apapun goresan tingkah manusia itu, ketika manusia itu kembali kepada-Nya, Allah tetap menyambut kehadirannya dengan penuh Cinta.
Allah, ampunilah aku, dulu hal demikian pernah menyelinap dalam fikiranku, merasa berat untuk melangkah menghadap-Mu,
bahkan aku lalai meluangkan waktu untuk melantunkan barisan geometri yang penuh syafaat di dalamnya. Padahal keutamaan hal demikian telah diriwayatkan dalam hadist:
"Orang yang membaca satu huruf dari Kitabullah, maka baginya satu kebaikan sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan alif laam miim satu huruf, tetapi alif satu huruf, laam satu huruf, dan miim satu huruf." (HR. Al-Tharmidzi)
Ya Rabb,,sungguh aku telah merugi, bahwasanya semua itu pada hakekatnya semata-mata untuk kemaslahatanku sendiri.
Astagfirullah..
Ya Allah, Di sisa waktu yang telah Engkau sematkan untukku ini, aku akan berusaha untuk membenahinya.
Selasa, 15 Januari 2013
Cara memutihkan kulit dengan bahan-bahan alami
Sebagian besar orang beranggapan bahwa memiliki warna kulit yang putih dan halus itu terbilang cantik. Tak heran jika sebagian besar perempuan Indonesia berantusias menggunakan berbagai produk-produk kecantikan yang dapat memutihkan atau mencerahkan kulit, bahkan ada yang tak tanggung-tanggung mengeluarkan biaya yang cukup besar demi mendapatkan kulit yang putih bersih.
Tapi , bagi sobat-sobat yang ingin memutihkan kulit tanpa harus mengeluarkan biaya dan terhidar dari resiko-resiko atau iritasi, tidak usah kuatir!! sobat bisa menggunakan bahan-bahan alami untuk memutihkan kulitmu, dan tentunya terhindar dari kemungkinan terjadinya iritasi.
Nah, tanpa memperpanjang pidato saya, berikut tips-tisp untuk memutihkan kulit dengan bahan alami, semoga bermanfaat yach!
Tapi , bagi sobat-sobat yang ingin memutihkan kulit tanpa harus mengeluarkan biaya dan terhidar dari resiko-resiko atau iritasi, tidak usah kuatir!! sobat bisa menggunakan bahan-bahan alami untuk memutihkan kulitmu, dan tentunya terhindar dari kemungkinan terjadinya iritasi.
Nah, tanpa memperpanjang pidato saya, berikut tips-tisp untuk memutihkan kulit dengan bahan alami, semoga bermanfaat yach!
Cara memutihkan kulit wajah secara
alami
Ø Masker
Susu
Manfaat susu selain
untuk menambah gizi, ternyata juga dapat memutihkan kulit wajah. Cara
penggunaan. Teteskan susu asli ke handuk muka, kemudian gosokkan ke muka secara
perlahan dan merata. Susu akan menghilangkan sel kulit mati sehingga
mencerahkan warna kulit wajah
Ø Masker
Yoghurt
Youghurt ternyata
bisa memberikan kelambapan untuk kulit wajah Anda. Dengan mencampur sedikit
madu dan kemudian oleskan pada kulit wajah Anda, biarkan selama 10 menit
kemudian bisa dibersihkan dengan air.
Ø Masker
Paprika
Paprika atau lada
manis, selain untuk bahan masakan juga bisa menjadi alternatif untuk memutihkan
kulit secara alami. caranya blender paprika merah atau hijau sehingga hancur
kemudian oleskan ke wajah. tunggu selama 15 menit.
Ø Masker
Tomat Jeruk Nipis
Jeruk nipis dan
tomat adalah bahan-bahan yang dapat membantu mencerahkan kulit serta mengatasi
flek hitam pada kulit wajah. Dengan menggunakannya sebagai masker secara rutin,
perlahan kulit akan lebih cerah warnanya, dan spot-spot hitam mulai berkurang.
Caranya:
Hancurkan sebuah
tomat dan haluskan bersama sari jeruk nipis
Aplikasikan
sebagai masker di wajah dan beberapa bagian tubuh lain yang ingin agar lebih
cerah warnanya
Diamkan selama 15
menit dan bilas dengan air dingin
Masker tomat
jeruk nipis ini mungkin akan membuat kulit Anda sedikit pedih, namun justru
saat ini terjadi bahan-bahan alaminya
sedang bekerja. Pastikan saja Anda tidak mengoleskannya pada kulit yang
terluka, atau iritasi karena akan membuat lukanya semakin parah.
Ø Masker
Lemon Madu
Paduan madu dan
lemon sangat baik untuk merawat kulit. Selain mencerahkan, madu juga dapat
membantu menyembuhkan luka dengan cara lebih cepat, madu juga menjaga
kelembaban kulit wajah sehingga kulit tidak terlalu kering kondisinya.
Caranya:
Larutkan 1 sdm
madu dengan 1 buah sari jeruk lemon
Aplikasikan
sebagai masker pada kulit wajah dan bagian tubuh lainnya
Diamkan selama 15
menit kemudian basuh dengan air dingin
Yang perlu
diperhatikan, dalam menggunakan masker yang berbahan madu jangan sampai dipakai tidur. Manisnya madu dapat mengundang
semut datang. Lebih baik basuh dan bersihkan sisa masker sebelum tidur.
Ø Masker
Lidah buaya Jeruk Nipis
Tanaman ini biasanya
ditemukan di pot rumah, menjulur bagaikan sebuah lidah dengan beberapa duri
yang ada di sisi kanan kirinya. Selain baik untuk pertumbuhan rambut, ternyata
lidah buaya juga memberikan perawatan yang terbaik untuk kulit.
Kabarnya, lidah
buaya dapat mempercepat penyembuhan peradangan kulit . Dicampurkan dengan bahan jeruk nipis, masker ini akan
merawat kulit, mencerahkan, melembabkan sekaligus meremajakan.
Caranya:
Hancurkan selembar
lidah buaya yang sudah dikupas, blender dengan 1 buah sari jeruk nipis
Aplikasikan
sebagai masker pada wajah
Diamkan selama 15
menit dan basuh dengan air dingin
Ø Masker
Kulit Jeruk
Kulit jeruk yang
menganduk minyak esensial dan vitamin yang sangat efektif untuk memutihkan
kulit wajah. Untuk menjadikan kulit jeruk sebagai pemutih wajah, maka hal yang
perlu dilakukan adalah mengeringkan kulit jeruk terlebih dahulu. Pengeringan
kulit jeruk dapat dilakukan dibawah sinar matahari.
Ketika kulit
jeruk sudah benar-benar kering, maka langkah selanjutnya adalah menghaluskannya
dengan cara memblender sampai membentuk
bubuk. Bubuk kulit jeruk kemudian dicampur dengan susu secukupnya, sehingga
campuran bubuk kulit jeruk dengan susu telah berbentuk pasta.
Pasta kulit
jeruk dan susu ini bisa digunakan untuk memutihkan wajah Anda. Terapkan ini diwajah Anda hingga kering, setelah itu bila
dengan air hangat. Lakukanlah pemakaian pasta kulit jeruk dan susu ini sampai
didapatkan hasil yang
Ø Masker
Kentang
Kentang juga
mengandung zat pemutih alami. Untuk menjadikan kentang sebagai pemutih wajah,
maka terlebih dahulu Anda harus mengupas umbi kentang, dan membersihkannya yang
kemudian dijadikan jus. Jus kentang yang sudah jadi kemudian dicampur dengan
sedikit madu.
Jus kentang dan
madu yang sudah jadi sudah bisa Anda gunakan untuk cream pemutih wajah Anda secara alami. Lakukanlah hal ini dengan
mengoleskannya pada bagian wajah Anda, biarkan sampai kering, dan kemudian
bilaslah wajah Anda. Lakukan hal ini dalam beberapa hari, sampai didapatkan
hasil yang maksimal.
Sekian tips-tipsnya yang dapat saya share, bagi sobat yang sudah mampir ke blok ini, jgn lupa tinggalin jejaknya yach,,, salam care n makacih !! ƪ(˘⌣˘)┐ ƪ(˘⌣˘)ʃ ┌(˘⌣˘)ʃ
Sumber: http://www.resepmasakanindonesia.asia/2012/12/cara-memutihkan-kulit-wajah.html
Sabtu, 05 Januari 2013
Membuat Kue Brownies
hmmm, kbtulan sy lg pngen blajar masak n bikin kue jdx sy hunting resep2 masakan di google, alhasil, ada beberapa kue yang bkin sy ngiler plus pengen bgt mraktekin cr ngebuatnya, salah satunya kue Brownies. Nah, langsung aja sy share sm temen2 yg mungkin diantara tmen2 ada yg pngen nyoba ngebuatnya juga. Well, Semoga bermanfaat! ^_^
Siap sediakan bahan-bahan berikut :
·
20 gram cokelat bubuk
·
175 gram dark cooking
chocolate, dipotong-potong
·
3 butir telur
·
250 gram gula pasir
·
1/4 sendok teh baking
powder
·
200 gram tepung terigu
·
1/4 sendok teh garam
·
100 gram margarin
Cara
membuat :
·
Campurkan dark cooking
chocolate dan margarin, sisihkan
·
Setelah itu kocok
telur dan gula pasir hingga kental
·
Masukkan tepung
terigu, cokelat, dan baking powder. Jangan lupa ketiganya diayak terlebih dulu
kemudian dan diaduk rata.
·
Masukan adonan ke
dalam loyang brownies 11 x 22 cm yang dioles margarin dan dialas kertas roti.
·
Masukan kedalam oven
selama sekitar 1 jam dengan suhu 160 derajat Celsius.
·
Setelah matang, ambil
dan beri hiasan sesuai selera.
·
Kue brownies siap
dihidangkan.
Jangan lupa koment yah, sbg saran dh masukan utk penulis :) arigatogozaimashita ^_~
sumber : http://duniakulinernusantara.blogspot.com
Jumat, 04 Januari 2013
Game Online Gratis
Memainkan game online gak kalah seru sama game house, malah lebih seru game online "menurut saya pribadi sih... :D", karena kalo nyari game house tuh lama downloadnya inilah itulah, bahkan ada yang waktu untuk memainkannya pun terbatas, kecuali kalo game house yang emang gak perlu didownload dan gak terbatas gitu sih, ya lumayan seru juga.
Kali ini saya mau berbagi informasi sama temen2, bagi yang pengen main game online yang lucu2 dan enggak berbau 'sadis', langsung saja kunjungi alamat ini : http://www.gameskeren.com/
ya, mungkin temen2 smua dah lebih dlu tau yah, tapi bagi temen2 yg belom tau, semoga bermanfaat ajah. sekian informasix.
bagi sobat yang udah mampir dsni, makacih yah, jgn lupa tinggalin jejakmu kawand,,hehe ^_^
arigatogozaimashita ^_~
Kali ini saya mau berbagi informasi sama temen2, bagi yang pengen main game online yang lucu2 dan enggak berbau 'sadis', langsung saja kunjungi alamat ini : http://www.gameskeren.com/
ya, mungkin temen2 smua dah lebih dlu tau yah, tapi bagi temen2 yg belom tau, semoga bermanfaat ajah. sekian informasix.
bagi sobat yang udah mampir dsni, makacih yah, jgn lupa tinggalin jejakmu kawand,,hehe ^_^
arigatogozaimashita ^_~
Jumat, 28 Desember 2012
Cara Mengetahui Keperawanan
Dari survey yang pernah kami lakukan di Twitter, kebanyakan orang masih menganggap selaput dara adalah penanda KEPERAWANAN..
Padahal TIDAK!
Kenapa?
Selaput dara antara satu perempuan dengan perempuan yang lain itu berbeda-beda, ada yg kuat & lentur, ada yg tidak lentur dan mudah robek..
Lubang di ‘selaput dara’ cewek juga BERBEDA-BEDA, ada yg lebar, ada yg berlubang-lubang kecil, ada yg seperti celah bersudut tajam dll..
Uniknya, Ada pula ‘selaput dara’ yg baru rusak ketika si perempuan melahirkan!
Karena ‘selaput dara’ tiap cewek BERBEDA, selaput dara BUKANLAH pertanda KEPERAWANAN..
Anehnya, di beberapa instansi, Tes Keperawanan dilakukan dengan pemeriksaan selaput dara sebagai cara mengetahui keperawanan wanita..
Jelas hal ini kurang tepat..
Bagaimana bila seorang perempuan yang vaginanya belum pernah dimasuki alat kelamin pria, jatuh tepat didaerah Vagina dan mengeluarkan darah dari vaginanya?
Perempuan itu tetap masih perawan..
Begitupun juga perempuan yang bersepeda, bermotor atau suka melakukan olahraga Ekstrim lain, tetaplah perawan selama vaginanya belum pernah dimasuki alat kelamin pria..
Karena satu-satunya Indikator seorang perempuan masih perawan atau tidak hanyalah,,
APAKAH VAGINANYA PERNAH DIMASUKI ALAT KELAMIN PRIA..
Semoga Selalu Sehat,
Tutorial Make Up Ala Artis Korea
Yuppp....kali ini saya mau share tentang bagaimana sih cara makeupnya para artis korea, karna siapa tau ada diantara sobat yg pengen nyoba dandan ala artis korea?? heheh. G perlu banyak pendahuluan, langsung saja ke tutorial make-up'nya di bawah ini:
Tips dan Trik Make
Up Ala Artis Korea:
- Gunakan dasar makeup atau primer sehingga makeup lebih tahan lama.
- Pakai BB cream dengan bantuan kuas foundation. BB cream mirip dengan foundation, tetapi formulanya lebih ringan, ampuh menutupi noda wajah, mengandung pelembab dan tabir surya. Kulit wajah terlihat mulus dan tidak tampak seperti topeng.
- Untuk menghilangkan kantung mata hitam, gunakan foundation atau concealer. Lihat bedanya, wajah jadi lebih fresh seketika.
- Pakai base eyeshadow sebagai dasar makeup mata. Riasan mata jadi lebih awet dan tidak mudah luntur.
- Gunakan eyeshadow cokelat untuk membentuk sudut segitiga di ujung mata luar. Pakai kuas angle.
- Gunakan eyeliner pensil warna hitam untuk mempertegas garis mata. Tetapi tidak di seluruh garis mata.
- Untuk mempertegas sudut mata, timpa dengan eyeliner cair.
- Gunakan highlight atau pensil eyeliner warna putih pada garis mata sebelah dalam.
- Untuk mata yang lebih ekspresif, gunakan bulu mata palsu. Tidak perlu memakai maskara agar bulu mata lebih terlihat alami.
- Timpa lagi eyeliner cair di atas batas bulu mata palsu.
- Gunakan highlight di bagian puncak tulang hidung untuk memberi kesan hidung lebih mancung dan kecil.
- Jika Anda mau, gunakan highlight di bagian atas pipi.
- Untuk membentuk wajah yang mungil, gunakan shading warna cokelat natural di bagian tulang rahang.
- Gadis-gadis Korea jarang memakai blush on, sehingga Anda bisa meninggalkan perkakas yang satu ini.
- Gunakan lipstik warna peach atau pink-peach untuk membuat bibir lebih cerah dan fresh.
- Well, sekian tutorialx... selamat mencoba yah. Kamshamnida ^__^
Sumber:http://www.vemale.com/body-and-mind/cantik/19134-tutorial-makeup-korea-yang-cute-dan-natural.html
Jumat, 14 Desember 2012
MENSTURASI
Tentu kita sudah tidak asing lagi
dengan istilah mensturasi ya! Mensturasi adalah yang menandakan kalau cewek
sudah memasuki masa puber. Haid atau mensturasi yang pertama kali biasanya
dialami sekitar usia 10 tahun. Bisa juga lebih dini dan bisa juga lebih lambat.
Usia muda terjadinya mensturasi yaitu usia 9 tahun, dan usia tertuanya adalah
17 tahun.
Kita mungkin pernah
mendengar pembicaraan orang-orang di sekitar kita, bahwa cewek-cewek sekarang
ini sudah pada cepat mengalami mensturasi. Jadi, Semakin hari usia rata-rata
mensturasi memang semakin dini, karena keadaan gizi yang semakin membaik
sehingga mempercepat kesiapan tubuh untuk mulai mensturasi. Selain itu, info
tentang seks yang semakin mudah diperoleh juga memicu otak untuk segera
mengaktifkan hormon seksual.
o Sebenarnya apa sih yang terjadi, kok
bisa ada mensturasi?
Sejak
masa pubertas, hormon-hormon seksual kita mulai aktif mengatur fungsi
reproduksi kita, jadi semua prosesnya udah mulai berjalan, salah satunya yaitu
mensturasi.
Yang
ikut serta kerja bakti dalam soal haid adalah indung telur, sel telur, dan
endometrium (dinding rahim terluar).
Mungkin kita udah ngerti bahwa sel telur itu adalah sel kelamin pada cewek. kalo sel telut ketemu sel sperma (sel kelamin dari cowok), maka ia bisa berkembang menjadi bayi. Ketemunya sel telur dengan sel sperma disebut pembuahan.
Mungkin kita udah ngerti bahwa sel telur itu adalah sel kelamin pada cewek. kalo sel telut ketemu sel sperma (sel kelamin dari cowok), maka ia bisa berkembang menjadi bayi. Ketemunya sel telur dengan sel sperma disebut pembuahan.
Sel
telur ini disimpan di indung telur sejak kita masih berupa janin. Sejak
pubertas, indung telur akan melepaskan sel telur dalam waktu sebulan sekali.
Dan yan dimatangkan Cuma satu sel telur saja, lalu dikeluarkan lewat saluran
sel telur. Di sinilah sel telur menunggu pangeran spermanya dateng untuk
membuahinya.
Endometrium
adalah lapisan penuh berisi darah, tempat tertanamnya hasil pembuahan, agar
bisa berkembang menjadi janin, secara berkala, endometrium mengalami penebalan
buat persiapan bila ada pembuahan. Kalau yang ditunggu (sel sperma) nggak muncul,
maka lapisan itu akan luruh. Inilah yang disebut mensturasi.
Jadi,
Jika Kita Sudah Mengalami Mensturasi, Itu Menandakan Bahwa Kita Sudah Mampu
Untuk Melahirkan Bayi.
o Trus,
gimana dengan rasa nyeri yang terjadi saat menjelang mens?
Banyak cewek yang mengalami nyeri
sebelum mens, ada yang pusing, mual, pegel-pegel, sakit perut, bahkan ada pula
yang sampai pingsan. Kasian yah? hehe…
Kalo sakitnya masih bisa ditahan,
masih bisa disebut normal, itu akibat kontraksi dinding rahim dalam rangka
merontokkan endometriumnya. Tapi kalau sampe pingsan atau sakit yang luar biasa
mengganggu aktivitas kita, perlu diperiksa ke dokter, karena gaya mensturasi
yang kayak gini bisa berbahaya kalau dibiarin aja.
o Gangguan
emosi saat mensturasi
Selain nyeri fisik, banyak juga remaja yang
mengalami gangguan emosi seperti mudah tersinggung, males-malesan, bahkan sedih
tanpa sebab yang pasti.
Para ahli mengatakan bahwa ini
terjadi akibat perubahan keseimbangan hormon-hormon seksual pada saat
mensturasi. Selain itu, secara logis juga emosi kita terpengaruh karena adanya
gangguan-gangguan seperti keram, pegal-pegal, dan gejala nyeri lainnya seperti
yang sudah dipaparkan di atas.
Daftar Pustaka: Anonim. 2012. Mensturasi dan Keputihan, Mataram: PKBI NTB
Daftar Pustaka: Anonim. 2012. Mensturasi dan Keputihan, Mataram: PKBI NTB
MAKALAH "ADAB BERBICARA BAGI SEORANG ISTRI DALAM PANDANGAN ISLAM"
ADAB BERBICARA BAGI SEORANG ISTRI
DALAM PANDANGAN ISLAM
BAB
I
PENDAHULUAN
Dalam
kehidupan sehari-hari, tentu saja kita pernah menemukan sepasang suami istri
yang mengalami perseteruan yang salah satu penyebabnya bisa jadi karena tidak
adanya kesiapan mental dan pengetahuan baik salah satu pihak maupun
kedua-duanya dalam hal berbicara, akan tetapi dalam makalah ini saya hanya akan
membahas tentang adab berbicara seorang istri saja. Jadi, pengetahuan seorang
wanita tentang adab ketika bertingkah laku dan berbicara itu sangat diperlukan.
Tidak harus menunggu ketika menikah baru kita memulai untuk belajar, melainkan
dimulai sejak dini, supaya ada persiapan maupun bekal yang akan kita terapkan
pula ketika saatnya mengarungi kehidupan berrumah tangga.
Apabila
para calon ibu rumah tangga sudah terbiasa menanamkan adab berbicara yang
disertai dengan pancaran pribadi nan penuh cinta, lemah lembut dalam
bertutur, insyaallah dapat mengurangi
kemungkinan terjadinya percecokan dalam rumah tangga dan insyaalah suami
senantiasa simpati dan semakin terikat kepada sang istri.
1.2
Rumusan
Masalah
1.
Apa pengertian adab berbicara?
2.
Bagaimanakah adab berbicara dalam
pandangan Islam?
3.
Bagaimanakah adab berbicara seorang
istri dalam membina rumah tangga menurut pandangan islam?
1.3
Tujuan
Penulisan
Adapun tujuan yang ingin
dicapai melalui pemahaman adab berbicara bagi seorang istri dalam membina rumah
tangga yang Islami adalah sebagai berikut:
a. Tujuan Umum
1. Mengetahui
pengertian adab dan berbicara.
2. berbicara Mengetahui bagaimana adab berbicara
dalam pandangan
Islam.
3. Mengetahui
bagaimana adab berbicara seorang istri dalam membina
rumah
tangga menurut pandangan islam.
b. Tujuan Khusus
Berdasarkan tujuan umum di atas,
dapat dijabarkan menjadi beberapa tujuam khusus sebagai berikut:
1.
Mengetahui karakter berbicara seorang istri
yang baik.
2.
Mengetahui kapan seorang istri diperbolehkan
untuk berbohong kepada suami.
3.
Mengetahui adab berbicara seorang istri dalam
menciptakan suasana rumah tenang dan damai.
4.
Mengetahui apakah sikap-sikap istri dalam hal
berbicara yang disukai suami.
5.
Mengetahui adab berbicara dalam mendidik anak.
1.4 Manfaat Penulisan
Adapun
manfaat yang diharapkan dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut:
a. Manfaat Teoretis
Hasil
penulisan makalah ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai bahan informasi
tambahanbagi para pembaca yang ingin mengetahui tentang adab berbicara seorang
istri dalam membina rumah tangga yang islami.
b.
Manfaat Praktis
Penulisan makalah
ini diharapkan dapat menumbuhkan kreativitas penulis untuk membaca dan memahami
tata cara berbicara, khususnya ketika menjadi seorang istri dan membina rumah
tangga yang syar’i. Serta dijadikan bekal untuk direalisasikan dalam kehidupan
berumah tangga nantinya.
BAB
II
KAJIAN
PUSTAKA
1. Islam adalah sebuah ajaran yang sangat tinggi
memberitahu kita bahwa seorang istri bukanlah mahluk sembarangan yang dapat
diperlakukan seenaknya, tapi ia adalah tempat suami memadu kasih, melindungi,
mengayomi, memberikan rasa aman, memperlakukannya bak puteri raja yang elok nan
cantik jelita, dipuja dan dimanja bagai sepasang sejoli yang tidak pernah dapat
dipisahkan. Islam mengajarkan cara untuk berumah tangga yang harmonis, saling
menyayangi, menghargai dan mengasihi. (Ra’d Kamil Musthafa Al Hiyali: 2001)
2. Cinta yang sesungguhnya membutuhkan adanya sikap
ta’at dan kesesuaian antara yang cintai dengan apa yang tidak disukai oleh sang
kekasih. (Hadi Hasan Wasbi: 1999)
3. Perasaan ramah dan lemah lembut adalah merupakan
karunia Allah yang besar kepada hamba-Nya. Sikap tak sabar dan mudah
tersinggung adalah gerak setan. Sikap yang paling dicintai Allah adalah
kesabaran dan kelembutan. (Husyein Hilmi Isyik: 2002)
4. Keluarga bahagia adalah keluarga yang mendapat
keredhaan Allah SWT. Allah SWT redha kepada mereka dan mereka redha kepada Allah
SWT. Firman Allah SWT: “Allah redha
kepada mereka dan mereka redha kepada- Nya, yang demikian itu, bagi
orang yang takut kepada-Nya”. (Surah Al-Baiyyinah : 8).
5.”Communication: the
transmission of information, ideas, emotions, skills, etc. by the uses of
symbol…” , kurang lebih artinya komunikasi
adalah transmisi informasi,
gagasan, emosi,
keterampilan dan sebagainya. Tindakan atau proses
transmisi itulah yang biasanya disebut komunikasi.
Bennard Berelson
dan Gary A. Steinner (1964:527)
BAB
III
PEMBAHASAN
3.1 Pengertian Adab Berbicara
3.1.1
Pengertian adab berbicara secara umum
Sebelum
membahas tentang apa itu adab berbicara dalam ajaran Islam, saya memaparkan
terlebih dahulu tentang apa itu adab dan berbicara menurut kamus besar bahasa
Indonesia.
Menurut kamus besar
bahasa indonesia, adab adalah kehalusan dan kebaikan budi pekerti, kesopanan,
ahlak. Lalu berbicara menurut kamus besar bahasa indonesia adalah berkata,
bercakap, berbahasa.
Dari uraian di atas, dapat kita simpulkan bahwa adab berbicara
adalah budi pekerti atau kesopanan dalam
berkata atau pun bercakap dengan orang lain.
3.1.2
Adab
Berbicara dalam Pandangan Islam
Dalam
ajaran Islam, adab-adab berbicara telah di arahkan sedemikian rupa baik yang
terkandung dalam kitabullah (Al-Qur’an) maupun Al Hadist. Ada pun beberapa ayat
yang di dalamnya terkandung adab berbicara antara lain sebagai berikut:
1.
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لاَ
تَرْفَعُوا أَصْوَاتَكُمْ فَوْقَ صَوْتِ النَّبِيِّ وَلاَ تَجْهَرُوا لَهُ
بِالْقَوْلِ كَجَهْرِ بَعْضِكُمْ لِبَعْضٍ أَنْ تَحْبَطَ أَعْمَالُكُمْ وَأَنْتُمْ
لاَ تَشْعُرُونَ(2)إِنَّ الَّذِينَ يَغُضُّوْنَ أَصْوَاتَهُمْ عِنْدَ رَسُولِ
اللهِ أُولَئِكَ الَّذِينَ امْتَحَنَ اللهُ قُلُوبَهُمْ لِلتَّقْوَى لَهُمْ
مَغْفِرَةٌ وَأَجْرٌ عَظِيمٌ(3)
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu
meninggikan suaramu lebih dari suara
Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara keras sebagaimana
kerasnya (suara) sebahagian kamu terhadap sebahagian yang lain, supaya tidak
hapus (pahala) amalanmu sedangkan kamu tidak menyadari. Sesungguhnya orang-orang
yang merendahkan suaranya di sisi Rasulullah mereka itulah orang-orang yang
telah diuji hati mereka oleh Allah untuk bertakwa. Bagi mereka ampunan dan
pahala yang besar”. (Al-Hujurat: 2-3)
2.
وَاقْصِدْ فِي مَشْيِكَ وَاغْضُضْ
مِنْ صَوْتِكَ إِنَّ أَنْكَرَ اْلأَصْوَاتِ لَصَوْتُ الْحَمِيرِ(19)
Artinya: “Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai”. (Luqman: 19)
3.
قَوْلٌ مَعْرُوفٌ وَمَغْفِرَةٌ خَيْرٌ
مِنْ صَدَقَةٍ يَتْبَعُهَا أَذًى وَاللهُ غَنِيٌّ حَلِيمٌ(263)
Artinya: “Perkataan yang baik dan pemberian ma`af lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan sipenerima). Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun”. (al-Baqarah: 263).
3.2 Adab
berbicara seorang istri dalam membina rumah tangga menurut pandangan islam
Selain memiliki naluri keibuan, kemampuan
mengatur dan mengurus suami dan anak-anak dalam mengarungi bahtera rumah
tangganya, seorang istri juga perlu memiliki adab berbicara yang mendapat
keridhaan dari Allah SWT.
3.2.1 Karakter Berbicara Seorang Istri yang Baik.
Seorang
istri yang shalehah tentu saja memiliki adab berbicara yang baik. Memelihara
perilaku tutur yang baik dan syar’i adalah sebuah perangkat yang penting bagi
seorang istri dalam membina rumah tangga.
Di
dalam mengarungi bahtera rumah tangga, etika berbicara itu bisa dikatakan
penting. Apabila nada atau pun tekanan berbicara kita salah, bisa saja
menimbulkan efek kesalah pahaman bahkan menimbulkan rasa tersinggung pada salah
satu partisipan.
Ada beberapa karakter berbicara seorang istri
yang baik yang harus dimiliki, antara lain:
1. Menyambut
suami sepulang dari pekerjaan yang melelahkan itu dengan untaian kata yang menyejukkan.
2.
Menyambut saudara dan teman-teman suami dengan pembicaraan yang ramah dan
dengan senang hati. Ketika saudara maupun teman-teman sang suami bersilaturahmi
ke rumah kita, seorang istri jangan sampai membiarkan sang suami sendirian
melayani dan menemani mereka, sementara istri bersikap tak acuh dan sibuk sendiri.
Istri yang baik, akan menyambut saudara dan kerabat suaminya dengan tutur kata
yang ramah serta melayani dalam arti
menyuguhkan makanan dan minuman. Sikap dan adab tutur istri yang seperti ini
dapat mencegah kebosanan suami.
3.
Tidak membicarakan berbagai masalah atau keluhan secara rinci kepada suami
karena lapar, sakit, dan lain-lain kecuali jika benar-benar terpaksa.
4.
Tidak menceritakan kesulitan-kesulitan rumah tangga kepada tetangga dan
teman-teman atau di tempat umum.
5.
Tidak sekali-kali membicarakan rahasia suami istri dan masalah pribadi lainnya,
baik yang positif maupun negatif.
6.
Tidak membicarakan suami kepada orang lain bahwa ia adalah gudangnya kekurangan,
tidak bertanggung jawab atau tidak menghargai kehidupan rumah tangga.
7.
Mengeluarkan kata-kata pujian atas pemberian suami, agar suami merasa bahwa
kehadirannya dihargai oleh istri. Tidak ada ruginya bagi seorang istri jika
memberikan kata-kata pujian kepada suami, atas pengorbanan dan pemberiannya.
Jangan karena apa yang diberikan oleh suami tidak begitu sesuai dengan apa yang
diinginkan, lalu istri mencemooh dan menolak pemberiannya. Alangkah indahnya
jika istri dapat menerima dan mengucapkan terimakasih serta memuji
pemberiannya.
8.
Tidak Sekali-kali bersikeras bahwa pendapat atau pembicaraan anda lah yang
paling benar. Apapun pendapat dan keputusan suami, selama itu tidak melenceng
dari perintah Allah SWT.,istri harus berbesar hati mengalah dan mau menerima pendapat suami.
9.
Ketika berdiskusi dengan suami, membuat pandangan yang sama, yang saling
mendukung agar sama-sama dapat berpendapat yang benar demi mencapai kebaikan
kehidupan bersama.
3.2.2 Kapan Seorang Istri
Diperbolehkan Untuk Berbohong?
Ada kalanya istri dapat berbicara yang tidak sesuai dengan
yang dirasakannya. Tergantung pada situasi dan kondidsi-kondisi tertentu. Islam
memperbolehkan istri berbohong kepada suami apabila hal itu menyangkut
perasaannya. Ada beberapa poin dalam hal ini, antara lain sebagai berikut:
1. Istri hendaknya menyembunyikan perasaan
bencinya, tidak mengamuk dan tidak menceritakannya kepada orang lain, terutama
kepada suami dan keluarga. Sebaik-baiknya istri akan sangat menjaga perasaan
suaminya, walaupun misalnya ia tidak menyukai suaminya karena suaminya sangat
jarang memberikan hadiah dan sebagainya.
2. Rasulullah SAW menganjurkan para
istri untuk berbohong dengan kata-kata menyangkut perasaannya di depan suami.
Kemudian tidak membicarakan kekurangan suami di hadapannya, supaya suami
simpati kepada istri. Alangkah baiknya jika seorang istri memuji dulu
kelebihan-kelebihan suami di hadapannya dari pada harus menunjuk langsung
kekurangan suami, sebab bisa saja suami merasa sedih atau berkecil hati atas
penilaian istrinya.
3. Diterima dari Ummu Kultsum binti
Uqbas, ia berkata : “Saya tidak mendengar Rasulullah SAW memberikan keringanan
dalam berbohong apapun; kecuali dalam tiga hal, laki-laki yang mengucapkan
perkataan dimaksudkan untuk mendamaikan; laki-laki yang mengucapkan perkataan
ketika berperang; dan laki-laki yang berkata kepada istrinya serta istri yang
berkata kepada suaminya (untuk menjaga keharmonisan rumah tangga).” (H . R .
Muslim)
4. Pandai memuji kemurahan suaminya.
Dengan memuji kebaikan suami, insyaallah dapat menyadarkan hati suami. Misalnya
ketika suami lupa akan kewajibannya untuk memberikan uang belanja pada suatu
saat, istri dapat memuji bahwa ia adalah suami yang selalu mengingat
kewajibannya sebagai kepala keluarga dengan tutur kata yang lembut, maka bisa
saja suami akan ingat dengan sendirinya tanpa memarahi sang istri.
5. Tidak berbicara yang membandingkan
suami dengan suami orang lain. Sebab hal itu dapat menumbuhkan masalah dan
menimbulkan rasa benci suami terhadap istri. Misalnya dalam hal seperti ini,
suami orang lain memiliki penghasilan yang lebih besar dari pada suami kita,
kita jangan sampai membanding-bandingkan suami kita dengan suami orang tersebut
bahwa suami kita tidak mampu mendapatkan penghasilan besar seperti suami orang
itu, melainkan istri haruslah memuji kegigihan dan menyemangati suami agar
semangat suami dalam mencari nafkah yang halal senantiasa meningkat. Coba
bayangkan, bila kita yang berada di posisi suami, kita tentu akan merasa kecewa
dan sedih karena usaha dan pengorbanan kita tidak dihargai oleh istri yang
tercinta.
6. Tidak perlu membicarakan kesalahan
suami secara blak-blakkan. Sebagai manusia biasa seperti kita, sang suami juga
tentu saja tidak luput dari berbagai kesalahan. Apabila istri menemukan
kesalahan yang dilakukan oleh suami misalnya suami terlambat menjemput istri
dari suatu majelis, istri tidak harus memarahi suami karena keterlambatannya,
melainkan bisa dengan cara menanyakan ia dari mana dan membicarakan hal-hal
lainnya dulu tanpa harus menjurus langsung pada kesalahannya.
7. Menuturkan kata-kata yang lembut dan
cerdik kepada suami untuk menyetujui pendapat istri. Bahkan bagi penyelarasan
pendapatnya dalam beberapa hal. Firman Allah SWT: “Dan bantahlah mereka dengan
cara yang lebih baik” (Q.S. An-Nahl: 125). Apabila suami krang setuju dengan
pendapat istri, istri dapat menolak pendapat suami dengan membujuk suami secara
lembut dan memuji-muji bahwa ia adalah suami yang penuh pengertian, baik hati dan sebagainya. Sebab,
jika istri membantah pendapat suami dengan amarah, ditakutkan akan menimbulkan
percecokan bahkan bertengkar dan sebagainya.
3.2.3 Adab berbicara seorang istri
dalam menciptakan suasana rumah tenang dan damai
Ketahuilah wahai para istri bahwa istri
mampu menciptakan rumah menjadi tempat yang tenang dan damai, sebagai tempat
berteduh suami dan anak-anaknya, salah satunya tidak menyambut kedatangan suami
dengan membicarakan setumpuk keluhan
tentang anak-anak maupun kelelahan pekerjaan di rumah. (Sayyid Al- Iraqi:
2007).
Berbicara lemah lembut dalam melayani suami
dan mendidik anak sangat penting bagi peran seorang istri dalam menciptakan
kenyamanan dan kedamaian rumah. Apabila istri tidak dapat menanamkan suara
lemah lembut dalam hal seperti ini, misalnya selalu membentak dan berteriak
ketika mendidik anak, selalu memarahi suami karena terlambat pulang dan sebagainya,
bisa menimbulkan pertikaian dalam rumah tangga, dan suasana rumah tidak tenang
dapat menimbulkan kejenuhan bagi anak maupun suami, sehingga mereka akan merasa
tidak betah berlama-lama di dalam rumah. Tetapi, alangkah indahnya jika istri
senantiasa menerapkan adab berbicara yang dapat menumbuhkan rasa nyaman pada
anak dan suami untuk selalu berada di sisi rumah tangga tersebut.
3.2.4 Sifat-Sifat Istri dalam Hal
Berbicara yang Disukai Suami.
Ada
beberapa sifat istri yang disukai suaminya, dalam hal ini khusus tentang sifat
atau tabiatnya ketika berbicara, antara lain sebagai berikut:
1.
Tidak
pernah membentak apabila membantah suami.
2.
Selalu
berkata jujur, tidak suka berbohong.
3.
Tidak
suka marah dan emosi.
4.
Tidak
suka merendahkan atau mencemo’oh orang lain.
5.
Tidak
pernah segan menanyakan kesalahannya, segera mengakui kesalahan itu serta
menjelaskan sebab-sebabnya,
6.
Tidak
pernah menceritakan segala kekurangan suami akan tetapi selalu berusaha
menceritakan yang baik-baik saja.
7.
Diam
ketika suami hendak berbicara, memberikan kesempatan serta mendengarkannya.
Suami akan merasa bahwa istrinya memperhatikan pembicaraannya.
8.
Tidak
suka menyanjung laki-laki lain dihadapan suami selain menyanjung suaminya,
karena yang demikian itu dapat menimbulkan rasa cemburu dan mengundang masalah,
bahkan suami dapat berpaling dari sitrinya.
9.
Sedikit
berbicara, karena berbicara itu ibarat perak dan diam itu ibarat emas.
10.
Tidak
pernah membuang-buang waktu dengan kegiatan menghasut dan menyumpah orang lain.
11.
Selalu
bermusyawarah dengan suami dalam urusan kecil maupun besar, menanamkan
kepercayaannya serta menghargai pendapat suami.
12.
Selalu
berbicara yang menjaga perasaan suami atau menghindari ucapan yang dapat
menyinggung suami.
13.
Bila
mendapat bingkisan dari suami, istri pandai berterimakasih dan memperlihatkan
rasa genbira yang terdorong oleh rasa cinta kepadanya.
14.
Rajin
menyampaikan pendapat kepada suami.
15.
Rajin
melontarkan kata-kata manis dan berdaya emotif yang khas. Setiap kali kata-kata
itu dilontarkan, ia akan menjadi kunci hati dan perekat cinta suami kepada
istri.
16.
Senantiasa
menghibur waktu senggang suami dengan tingkah atau kata-kata yang menarik.
17.
Tidak
bersikeras ketika berdialog atau berdiskusi bersama suami. Selalu menghindari
perkataan yang dapat menimbulkan perdebatan dan penyampaian pendapat yang
terus-menerus.
18.
Tidak
berteriak-teriak dalam keadaan tertentu.
19.
Tidak
suka memarahi suami karena suami tidak ada di rumah, akan tetapi mengerti
persaannya dengan sabar menunggu karena rindu dan hormat kepadanya.
3.2.5 Adab Berbicara dalam Mendidik
Anak
Selain
menemani dan melayani suaminya, istri masih memiliki peran penting lagi, yaitu
mendidik anak-anaknya. Tentu saja ketika mendidik, diperlukan aspek berbicara.
Hal
ini dapat diperhatikan betapa eloknya kata-kata Nabiyang beliau ucapkan secara
jelas dan terang tanpa terbelit-belit yang kemudian diperhatikan secarah penuh
oleh anak. Beliau awali pembicaraan beliau dengan kata, “Nak!” (Ya Ghulam!).
Hal ini dapat membangkitkan perhatian anak serta membuatnya merasa mendapat
perhatian dari orang lain, sama seperti bila anak muda mendengar panggilan
“Wahai anak muda!”.
Imam
Tirmidzi meriwayatkan dari Anas bahwa ia berkata, “Nabi pernah berkata
kepadaku,, “Wahai anakku sayang, jika engkau mampu berada di waktu pagi dan
petang hari sementara di dalam hatimu tidak terdapat kecurangan (khianat)
kepada seorang pun, maka lakukanlah. Sebab, yang demikian itu adalah bagian
dari sunnahku. Siapa yang menghidupkan sunnahku berarti menghidupkanku, dan
siap yang menghidupkanku maka kelak ia akan bersamaku di dalam surga.”
Di
sini Nabi Muhammad SAW menggunakan ungkapan “Wahai anakku sayang” (ya bunayya). Hal ini dimaksudkan untuk
membangkitkan perasaan anak, menarik perhatiannya serta membangunkan
kesadarannya agar mendengarkan hadist yang disampaikan oleh beliau. Nabi
menyusun secara urut informasi-informasi yang beliau sampaikan agar mudah
dihafalkan oleh si anak. Beliau juga membuat mata rantai dalam berbicara agar
mudah dipahami oleh anak. Di samping itu beliau mengatakannya dalam nuansa
penuh kehangatan dengan kata-kata “wahai anakku sayang”.
Demikianlah
keelokan Rasulullah yang dapat diikuti oleh seorang istri dalam hal mendidik putera-puterinya.
BAB IV
PENUTUP
PENUTUP
4.1. Simpulan
Dari
beberapa uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa, kelembutan, kesantunan, serta
kepandaian istri dalam menyesuaikan pembicaraan serta memilih dan memilah
kata-kata dengan situasi dan kondisi yang dialami suami maupun anaknya. Menerapkan
perilaku dan tutur kata yang syar’i dan berbicara dengan penuh cinta agar suami
dan anak senantiasa rindu dan betah berada di dalam rumah, serta mendidik
anak-anak berbicara seperti apa yang dilakukan oleh Rasulullah SAW terhadap
anak-anak beliau. Seperti itulah adab berbicara
seorang istri dalam pandangan Islam.
4.2 Saran dan Harapan
Bagi para wanita muslimah, marilah kita
sama-sama mempersiapkan dan menerapkan
hal-hal yang telah diuraikan di atas dalam kehidupan kita. Bagi
saudari-saudariku yang sedang menempuh kehidupan
rumah tangga, semoga makalah ini dapat
bermanfaat, dan bagi saudariku yang belum mendapat gelar seorang istri, mari
kita sama-sama mempersiapkan peran kita dalam hal menanamkan dan
memelihara sopan santun dan menjadi
pribadi yang penuh cinta.
DAFTAR PUSTAKA
Al
Hiyali, Ra’d Kamil Musthafa.2001. Az-Zuwaaj
Al Islami As-Said, Al Jumhuriah: Mosul-Irak.
Al-Iraqi,
Sayyid.2007. 1000 Kunci Kebahagiaan,
Bandung: Pustaka Setia.
Anonim.
2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia, edisi
ketiga. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Anonim.
2009. Al-Qur’an dan Terjemahannya.
Bandung: Sygma Exsamedia Arkanleema
Isyik,
Husyein Hilmi.2002. Sosok Muslim dalam
Pandangan Islam, Putra Pelajar: Surabaya.
Ruvandi.2005.
Seni Berkeluarga Islami, Yogyakarta:
Bina Media.
Sadikin,
Muhammad. 2010. Ejaan Bahasa Indonesia
Yang Disempurnakan, Bekasi: Laskar Aksara.
Suwaid, Muhammad. Tips
Mendidik Anak Ala Nabi, Solo: Pustaka Arafah.
Syammakh,
Amir. 2008. Washiyyatun fi Mahabbatin
an-Nas wa Kasbi Waddihim, Insan Kamil: Gonilan.
Ustad
Labib, Mz dan Dra. Muflihah. 2004. Fiqih
Wanita Muslimah. Surabaya: Tiga Dua.
Wasbi,
Hadi Hasan.1999. Di bawah Naungan Cinta,
Pustaka Azzam: Jakarta.
Langganan:
Postingan (Atom)


